JAKARTA : Menteri Koperasi dan UKM Prof.Dr. Syarifuddin Hasan di dampingi Deputi VII Bidang Pengkajian Sumber Daya UKMK Ir. I Wayan Dipta, Msc dalam kesempatan Pengurus Pusat Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara (RPDN), Rabu, 5 mei 2011. Jajaran Pengurus Pusat RPDN yang hadir adalah ketua Suryokoco Adiprawiro, sekretaris Setyo Edy, bendahara Budidoyo Siswoyo didampingi Pembina Ir Suaib Didu dan koordinator Pakar Pusat drg Harijadi.
Ketua RPDN Suryokoco Adiprawiro menyampaikan sangat mengapresiasi gagasan satu desa, satu produk unggulan yang kembali disuarakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM. “Gagasan Kementrian Koperasi dan UKM menurut hemat kami aan sangat tepat bila berkenan melakukan pembinaan terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan program Badan Kredit Desa (BKD) yang sementara ini hanya dalam pengembangan Depdagri” lanjut Suryokoco. Disampaikan oleh Suryokoco, bahwa selayaknya pembinaan usaha BUMDes dan BKD ada dalam wilayah Kemenkop & UKM. “Mungkin dalam pembinaan administratif BUMDes bisa ada di depdagri, namun untuk pembinaan usaha dan pengembangannya akan lebih pas di Kemenkop UKM” kata suryokoco.
“Untuk BUMDes dan BKD, secepatnya saya akan minta teman teman deputi untuk melakukan koordinasi dengan Depdagri” kata Syarif Hasan. “Dan saya sangat mendukung untuk kita memperhatikan pembangunan desa lebih banyak, meskipun kita juga sudah sangat memperhatikan koperasi desa” demikian lanjutnya.
Blogdesa menarik hati Menkop
RPDN yang sedang mengembangkan situs informasi perdesaan desamerdeka.com dalam kesempatan diterima Menteri Koperasi & UKM juga menyampaikan gagasan blogdesa. “Blogdesa adalah program yang akan dikembangkan dalam bentuk memberikan fasilitas pada tiap desa di Indonesia untuk menampilkan potensi desa masing masing dengan alamat domain sesuai nama desa kec dan kabupatennya” jelas ketua RPDN. “Potensi desa harus dikembangakan dengan cara yang mendunia, saatnya desa berfikir lokal bertindak global, dan ini sangat sesuai dengan program USO dari Pemerintah SBY yang salah satunya adalah desa di Indonesia dapat berakses Internet tahun 2012 ” lanjur suryokoco.
Gagasan Blogdesa mendapat perhatian dari menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan. “Saya sangat menyambut baik gagasan dan ide yang diajukan oleh RPDN, inilah makna dari silaturrahmi” kata Menkop. “Berkomunikasi dan menyampaikan gagasan untuk bersama-sama bekerja bagi kepentingan rakyat sangat saya apresisasi, dan jangan putus komunikasi ya” demikian pak menkop menyampaikan.
“Kebetulan saya ajak deputi pengkajian, bapak Wayan . Silahkan dikoordinasikan dan dimantap sinergi Kemenkop UKM dengan RPDN” kata menteri. Menanggapi hal tersebut I Wayan Dipta, Deputi VII Bidang Pengkajian Sumber Daya UKMK Kemenkop UKM menyampaikan bahwa One Village One Product adalah bagian yang akan terus dikampanyekan. “Sosialisasi yang telah dibuat oleh Kemenkop UKM mendapat respon positif dari banyak pihak, RPDN dapat bergabung dalam program IT yang juga sedang dikembangkan oleh Kemenkop UKM” jelas I Wayan Dipta.
Membangun desa salah satu solusi masalah kota
Syarif hasan juga melihat, masalah urbanisasi dari desa ke kota cukup mengkhawatirkan bila tidak dibenahi dari desa, desa akan semakin ditinggalkan. “Banyak sekali faktor produksi berasal dari desa, tentu hal ini perlu dikembangkan agar produk-produk bisa berkembang untuk perekonomian desa, meskipun kita jelas tidak bisa melupakan perlunya peningkatan infrastruktur desa” jelas Syarif Hasan.
“Kalo saya sebenarnya lebih suka tinggal di desa dengan pemandangan sawah, udara sejuk tentram” kata Syarif Hasan sambil melepas tawanya. “Rajin-rajinlah berkomunikasi karena jika rajin berkomunikasi maka akan terjalin hubungan baik, dari hubungan baik maka timbul kerjasama dalam berbagai bidang yang harus berdampak positif bagi masyarakat dan juga pemerintah” demikian pesan Syarif Hasan mengakhiri pertemuan. (afif)








oke pak, kami siap mendukung sepenuhnya program ke desa.
saya pebdudkung satu desa satu produk tapi relisasinya perlu keterlibatan banyak pihak. saya sedang mencoba dengan teman-teman petani muda menanam kelengkeng dtaran rendah di desa gunungpati kota semarang
Semoga Sukses, Pengurus DPW RPDN Sulut siap mengawal Program Pedesaan. Membangun Desa, Memperkokoh Kota, Menuju Indonesia Jaya. Eheheeh.
Ini baru mantap. Semoga cpt terealisasi programnya, kami Rakyat Sulut siap mendukung.
Kalau kami di komunitas PMPN Mandiri Perdesaan telah memulai apa yang dikatakan one village one product. Seperti kain tenun ATBM (lurik Cawas). Alhamdulillah maju sangat pesat baik dari kualitas maupun kuantitas.
Kemudian tentang Bank Kredit Desa (BKD) Kami sudah mulai dengan membentuk lembaga seperti Unit Pengelola Keuangan di tingkat desa. Harus dikaji lebih dalam bahwa lembaga kredit yang berdiri sendiri di tingkat desa tanpa ada naungan kelembagaan di tingkat kecamatan dan tanpa didampingi konsultan banyak yang hancur (tdk berhasil).
selamat untuk bapak yang telah berbuat untuk desa… untuk BKD ketentuannya pengawasan ada di BRI cabang…
wah setuju banget tuh, kapan ya bisa di mulai, hapan desa mandiri menuju desa peradaban kayaknya bukan lagi harapan semu
Sudah saatnya desa tidak terbatasi oleh batas geografis. Blogdesa yang terpadu dan terkeoneksi bisa jadi solusi. Upaya berikutnya adalah menjamin aksesiblitas internet, baik pada infrastruktur maupun kemampuan…