Jakarta : Sesuai dengan Misi RPDN yang salah satunya adalah Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (Community Development) melalui pencerdasan masyarakat desa dan peningkatan kapasitas aparat desa guna mendukung terciptanya desa yang mandiri dan sejahtera, maka RPDN mencoba mengelar kegiatan kegiatan ilmiah edukasi.
Round Table Discussion adalah salah satu kegiatan yang telah mampu diselenggaran oleh RPDN pada tahun 2011 ini. Diskusi dengan tema diskusi: “ Kesehatan Masyarakat Versus Kesejahteraan Petani dan Pekerja Produk Tembakau ” berlangsung di ruang Subadra-Hotel Bidakara, Selasa 20 September 2011. Pukul 10:40 – 14:00 wib.
Hadir dalam acara ini lebih kurang 50 orang pakar dan tokoh tokoh masyarakat baik dari unsur akademisi, praktisi bisnis, politisi maupun mahasiswa Sebagai pengantar diskusi hadir Bambang Sulistomo Staff Khusus Menteri Kesehatan, Ali Muksin Wakil Ketua Umum Gerakan Pemuda Sehat (GPS), Sindawa Tarang Ketua Umum DPP Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dan Suseno Ketua Advokasi Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI).
Kegiatan diskusi yang didkung oleh APDESI, GPS dan AMTI ini adalah kegiatan awal untuk ditindaklanjut dalam bentuk pertemuan pertemuan di daerah berupa sosialisasi peraturan perundangan seputar kebijakan produk tembakau.
Dalam pengantarnya Bambang Sulistomo mengatakan judul yang dipilih RPDN sangat provokatif. “Judulnya sangat provokatif, sepertinya menghadapakan antara kesehatan masyarakat dengan petani tembakau. Tapi menarik dan mengelitik “ katanya.
Bambang berharap untuk tidak memandang bahwa usaha Departemen Kesehatan dalam kesehatan masyarakat ini bermaksud membunuh petani tembakau. “Jangan melihat usaha depkes dalam kampanye anti rokok adalah bentuk pembunuhan untuk petani. Perokok sangat banyak dan terus tumbuh, jadi tenag saja patani tembakau pasti terserap” lanjutnya
Sindawa dan Bambang sepakat yang perlu dicermati adalah tata niaga pertaniannya, baik petani cengkih maupun petani tembakau.
Sindawa menegaskan dukungan APDESI untuk perjuangan kesejahteraan petani tembakau dan petani cengkeh. “Peani petani itu adalah orang orang desa, kami APDESI siap untuk bergabung mendukung semua usaha mensejahterakan petani” kata Sindawa.







