Jakarta : Dalam hasil rapat Pimpinan Pusat Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara, disepakati untuk melayangkan surat keberatan atas iklan “Super Ampuh 24 Jam” versi Tukul dari XL.
Surat yang dikrim kepada Komisi PenyiaranI Indonesa (KPI) danPT XL Axiaat Tbk (XL) akhirnya mendapat tanggapan. Tanggapan yang diterima pada tangga14 Oktober 2011tersebut ditandatangi olah Febriati Nadira, Head of Corporate Communication PT XL Axiaat Tbk (XL).
D alam penjelasan tersebut disampaikan permohonan maaf jika iklan tersebut tidak berkenan bagi masyarakat desa.
Terkait dengan keberatan pengurus RPDN atas iklan tersebut, XL sama sekali tidak bermaksud untuk merendahkan harkat dan martabat masyarakat pedesaan atau pihak manapun.
Disampaiakan dengan iklan tersebut justru XL ingin mengajak semua kalangan masyarakat, termasuk kalangan menengah ke bawah untuk tidak ragu lagi memanfaatkan layanan internet untuk mendukung berbagai aktivitas serta meningkatkan produktivitas.
Penggunaan Kata “Ndeso” bertujuan marketing dan menghibur, dan XL berharap iklan ini juga sekaligus mampu menginspirasi masyarakat.
Atas tanggapan tersebut PP RPDN tetap mengajuakan keberatan dan meminta iklan tersebut dicabut dan diganti dengan materi yang lebih mendidik buak memperolok keadaan.
KPI pun akhirnya pada Jumat, 28 Oktober 2011 00:00 mengeluarakan himbauan kepada seluruh stasiun TV untuk tidak menayang iklan XL “ndeso” tersebut.
Dari hal tersebut maka akhirnya kita tidak lagi melihat iklan dengan kata “ndeso”. Iklan versi tukul kemudian menggunakan kata “kuno” untuk menganti kata “ndeso”. (admin)







